Mengendalikan Nafsu Makan Saat Sebelum, Berbuka & Setelahnya Lewat Prinsip & Filosofi Batik Wahyu Tumurun

Batik ini biasanya digunakan para pejabat-pejabat pemerintahan ketika melakukan kegiatan pelantikan, dengan tujuan filosofis, untuk menjaga hati dari godaan-godaan jabatan pemerintahan, batik ini Bernama batik Wahyu Tumurun, wahyu bermakna ilham atau petunjuk, tumurun bermakna kedunungan atau limpahan. Secara istilah wahyu tumurun memilik makna, meminta petunjuk dari Allah SWT agar terlindung dari hal-hal yang tidak diinginkan, ketika mengemban jabatan-jabatan pemerintahan maupun non pemerintahan.

Nah menariknya, batik wahyu tumurun ini bisa digunakan anak-anak muda masa kini di bulan puasa Ramadhan, puasa wajib bagi umat muslim seluruh dunia, bagaimana aplikasi pemakaian batik wahyu tumurun untuk anak muda di bulan puasa Ramadhan?

Jadi, bulan puasa ini, anak-anak muda akan menghadapi banyak sekali godaan-godaan buka Bersama, dari berbagai penjuru undangan buka Bersama datang, dari yang sifatnya personal atau dengan beberapa orang saja, sampai yang sifatnya kolektif, bisa lebih dari 10 orang, contoh buka Bersama Bersama komunitas. Semakin banyak orangnya, maka akan semakin nikmat menikmati makan berbuka puasa, ditakutkan terjadi perilaku ‘Kalap’ atau boros atau berlebih-lebihan ketika memilih makanan & memakannya, oleh karena itulah, anak muda masa kini harus menyirami dirinya dengan filosofi wahyu tumurun, membeli batiknya kemudian memakainya ketika hadir pada buka Bersama yang diikutinya bersaa teman-teman sejawat. Urgensinya adalah, agar supaya anak muda bisa mengedepankan rasa penjagaan diri, mawas diri, hati-hati, dala memilih & memakan makanan buka puasa, supaya tidak boros dan berlebihan, karena setelahnya masih ada hal yang lebih penting dari sekedar buka Bersama, yaitu sholat tarawih berjamaah di masjid, jika mereka memakan makanan buka Bersama terlalu berlebihan, dikhawatirkan merasakan kondisi kekenyangan, yang membuat mereka malas untuk meraih pahal shalat tarawih. Sekaligus menjaga agar kondisi keuangan mereka tetap stabil di bulan puasa, yaitu dengan tidak boros dalam membeli makanan.

Menarik, datang di acara buka Bersama bulan Ramadhan dengan memakai batik wahyu tumurun dengan segala modifikasi & modernisasinya, untuk menjaga diri dari boros & nafsu berlebihan ketika makan buka puasa, Istimewanya batik wahyu tumurun!

Berikut spesifikasi batik: kemeja, hem atau kain dengan motif wahyu tumurun
Bahan: katun
Jenis batik: printing
Ukuran: 2,4 x 1,15 meter
Harga: Rp 165.000,-

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan di publikasikan. Bidang yang ditandai * harus diisi

Open chat
1
Halo Mohon Info Untuk Batik Berkualitas dan Terbaik di Batik Putra Bengawan ??? Terima Kasih